Infokreatif Digital Media
Beranda Berita Hati-Hati, Ini Dia 6 Ciri-ciri Investasi Bodong

Hati-Hati, Ini Dia 6 Ciri-ciri Investasi Bodong

ciri-ciri investasi bodong biasanya dapat dilihat juga pada proses atau sistem pencarian dana

Ciri-ciri Investasi Bodong–Di zaman yang semakin canggih ini, memungkinkan siapa saja untuk dapat mengakses banyak hal dalam upaya meraih keuntungan. Salah satunya ialah investasi.

Banyak yang gemar melakukan investasi karena dianggap sebagai upaya sederhana dalam memperoleh keuntungan tanpa perlu terjun langsung ke lapangan atau pekerjaan.

Reksa dana menjadi salah satu investasi yang banyak digemari masyarakat. Adapun, dihimpun dari Wikipedia, Reksa dana adalah wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar modal dengan cara membeli unit penyertaan reksa dana.

Beragam produk yang ditawarkan juga kian menarik dengan hadirnya produk yang bisa dipilih sesuai dengan profil risiko yang dimiliki para investor. Hal tersebut meraih nilai tambah akan ketertarikan masyarakat untuk berbondong-bondong melakukan investasi reksa dana.

Namun, ketertarikan serta keinginan yang tinggi itu rupanya menjadi sasaran empuk bagi sebagian orang untuk melakukan kejahatan. Apabila tidak hati-hati dan kurang riset, investor dapat mudah terjerumus ke dalam investasi bodong.

Istilah investasi bodong mungkin telah ramai dibahas. Adapun dalam pengertiannya, investasi bodong ialah investasi yang dilakukan pada bisnis yang tidak ada atau palsu. Hal tersebut mengakibatkan uang atau modal yang ditanamkan investor akan raib begitu saja.

Untuk menghindari hal tersebut, para investor harusnya dapat mengetahui lebih mendalam akan ciri-ciri investasi bodong. Hal ini bertujuan agar investor tidak mengalami penipuan.

6 Ciri-Ciri Investasi Bodong

Adapun sebagai berikut merupakan ciri-ciri investasi bodong yang seharusnya dapat dihindari, sehingga uang yang ditanamkan investor tidak hilang begitu saja.

1. Menawarkan Keuntungan yang Tidak Masuk Akal

Cukup dengan menanamkan modal, dan Anda akan mendapat keuntungan berkali-kali lipat. Tawaran semacam ini mungkin terlihat sangat menggiurkan.

Akan tetapi, hal-hal semacam ini patut untuk dicurigai. Bagaimana tidak? Biasanya manajer investasi akan memberikan gambaran return atau imbal balik dari investasi yang akan Anda lakukan. Contoh sederhananya saja, apabila berinvestasi Rp20 juta, dijanjikan return sekitar 15% per tahun. Berarti dalam setahun, harusnya Anda bisa mendapatkan total Rp23 juta.

Namun, jika dalam Rp20 juta tersebut dapat digandakan hingga ratusan juta / lebih dalam setahun, maka hal tersebut tidak wajar dan patut untuk dicurigai sebagai salah satu ciri-ciri investasi bodong.

2. Menjanjikan Keuntungan Dalam Waktu yang Dekat

Ciri-ciri investasi bodong selanjutnya ialah menjanjikan keuntungan dalam waktu singkat. Padahal, investasi yang benar biasanya akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Pasalnya, yang namanya bisnis atau usaha pasti akkan mengalami masa pasang surut, sehingga akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk memperoleh keuntungan.

3. Tidak Memiliki Izin yang Jelas

Pada setiap kegiatan di sektor keuangan, tak terkecuali dengan investasi, sudah seharusnya memiliki izin dan legalitas yang jelas.

Sementara itu, di Indonesia sendiri terdapat lembaga khusus yang mengatur segala macam kegiatan di sekto keuangan, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, proses investasi yang benar ialah yang memiliki legalitas dari OJK. Nah, jika ada investasi yang tidak memiliki izin resmi dari OJK, buang jauh-jauh!

4. Manajer Investasi Tidak Terverifikasi

Ciri-ciri investasi bodong yang tak kalah penting untuk diperhatikan ialah dari manajer investasinya. Investasi bodong biasanya tidak memiliki manajer investasi yang sudah terverifikasi dan memperoleh izin resmi dari OJK.

5. Tidak Menyertakan Produk dan Usaha yang Jelas

Investasi sudah seharusnya memiliki produk yang jelas misalnya saham, reksa dana, properti, emas, dan lain-lain. Jika jenis produknya tak jelas maka perlu mewaspadai agar tidak mudah tertipu.

Adapun jika terdapat produknya, Anda juga harus memerhatikan izin resminya. Semisal yang ditawarkan merupakan produk baru, alangkah baiknya untuk Anda pertimbangkan matang-matang agar tidak berujung rugi.

6. Tidak Memiliki Kejelasan Dalam Proses Pencairan Dana

Terakhir, ciri-ciri investasi bodong biasanya dapat dilihat juga pada proses atau sistem pencarian dana. Umumnya, investasi yang benar akan memudahkan para investor untuk melakukan pencairan dana.

Nah, jika investasi yang ditawarkan memiliki sistem pencairan dana yang sulit dan membingungkan tanpa adanya kejelasan. Maka Anda harus lebih berhati-hati.

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai ciri-ciri investasi bodong yang harus Anda hindari. Agar Anda tidak mudah tertipu akan investasi bodong, alangkah baiknya jika selalu melakukan riset terlebih dahulu, yang tentunya dilakukan secara lebih menyeluruh. []

Komentar
Bagikan:

Iklan